Laravel adalah: Pengertian, Kelebihan, dan Fitur

Laravel adalah: Pengertian, Kelebihan, dan Fitur
','

' ); } ?>

Mau mengembangkan perangkat lunak dengan cepat? Menggunakan framework laravel adalah salah satu solusinya. 

Menurut Survey Stack Overflow 2021, laravel termasuk ke Top 15 Framework yang sering digunakan oleh software developers. Posisinya tepat berada di bawah Django sebagai framework Python, serta Angular.js dari Javascript.

Namun, bagaimana laravel bisa mempercepat proses pengembangan perangkat lunak? Apa saja kelebihan laravel?

Yuk kita simak satu per satu lewat poin-poin berikut!

Pengertian Laravel

Apa itu laravel? 

Sebelum masuk ke pengertiannya, kita perlu memahami dulu tentang framework. Framework di sini adalah kerangka kerja. Jadi, Anda tidak perlu menuliskan coding dari awal. 

Jika kita ingin membangun rumah, framework bisa dianggap sebagai pondasi rumah tersebut. Jadi, kita hanya perlu membangun atap, memasang lantai, serta mempercantik rumah kita. 

Nah, di setiap bahasa pemrograman, terdapat frameworknya sendiri-sendiri. Begitu juga laravel.

Laravel adalah framework dari bahasa pemrograman PHP. Biasanya, PHP digunakan pada sisi backend untuk mengembangkan website yang dinamis. Dengan laravel, pengembangan website bisa menjadi lebih cepat dan sederhana. Sehingga, banyak developers yang menyukai framework ini. 

Namun, apakah hanya itu kelebihan framework laravel? Yuk kita simak kelebihan-kelebihannya pada pembahasan berikut. 

Kelebihan Laravel

1. Otentikasi yang sederhana

Apa itu otentikasi?

Otentikasi adalah ketika Anda bisa masuk ke dalam sebuah website menggunakan identitas elektronik Anda. Misalnya, Anda menggunakan username, email, serta password. 

Ketika Anda berhasil masuk ke website tersebut, artinya identitas Anda dikenali oleh website yang Anda gunakan. Di sinilah otentikasi berperan. 

Nah, dengan menggunakan laravel, otentikasi pada sebuah website bisa menjadi lebih sederhana. Sehingga, pengguna-pengguna yang tidak terdaftar dan cenderung membahayakan website bisa dihindari.

2. Didukung oleh MVC

Laravel adalah salah satu framework yang didukung oleh MVC. Namun, apa itu MVC?

MVC adalah singkatan dari Model, View, Controller. Ini adalah sebuah desain arsitektur yang membagi pengembangan website menjadi tiga bagian.

Pada Model, developers khusus mengembangkan dan mengelola database website. Sementara itu, View berhubungan dengan tampilan informasi yang akan dilihat oleh pengguna. Sedangkan Controller berperan sebagai penghubung antara Model dan View. 

Nah, framework Laravel didukung oleh konsep seperti ini. Sehingga, proses pengembangan software bisa menjadi lebih cepat, terorganisir, dan memberikan hasil yang optimal. 

3. Dilengkapi dengan Testing

Laravel adalah framework yang dikembangkan dengan konsep testing. Biasanya, testing di sini dilakukan secara otomatis. Tujuannya supaya aplikasi terhindar dari bugs dan errors. Sehingga hasil akhirnya menjadi optimal.

Dengan laravel, Anda dapat melakukan testing secara sederhana. Selain itu, Anda dapat memperhatikan kebiasaan pengguna ketika testing, seperti kebiasaan mengklik tautan ataupun mengisi formulir. 

4. Memiliki Tool Artisan

Apa itu Tool Artisan? 

Tool Artisan adalah tool command line. Dengan tool ini, proses pengembangan yang rumit dan kompleks dapat diatasi dengan baik. Hal ini tentunya sangat mempermudah kinerja software developers. 

Selain itu, tool Artisan juga dapat mengelola database dengan mudah. Hal ini sangat berguna pada proses pengembangan backend yang banyak berhubungan dengan database. Dengan laravel, pengelolaan maupun migrasi database dapat dilakukan secara sederhana. 

5. Integrasi dengan Mail Service

Setelah Anda mendaftarkan diri ke sebuah website, biasanya Anda mendapatkan email notifikasi bahwa pendaftarannya berhasil, bukan? Nah, notifikasi email seperti itulah yang bisa dikembangkan oleh framework laravel. 

Laravel adalah framework yang terintegrasi dengan layanan surat elektronik. Dengan menggunakan laravel, Anda dapat juga dapat mengirimkan notifikasi ke berbagai channel, bukan hanya email saja. 

Fitur-fitur Laravel

1. Authentication

Masih ingat dengan otentikasi pada bagian sebelumnya? Kelebihan laravel tersebut dibantu dengan fitur ini. 

Laravel adalah framework yang menyederhanakan proses otentikasi. Jika Anda menggunakan laravel, proses otentikasi dapat dilakukan secara otomatis. 

Selain itu, laravel juga memiliki dokumentasi yang baik. Sehingga, jika Anda sewaktu-waktu lupa password atau identitas lainnya, Anda akan diberikan opsi otentikasi agar bisa tetap masuk ke website yang dituju. 

2. Dependency Management

Apa itu dependency management?

Sesuai namanya, dependency berarti ketergantungan. Nah, ketergantungan yang dimaksud di sini adalah ketergantungan pada penggunaan library

Misalkan, Anda membutuhkan sebuah library untuk mengembangkan aplikasi. Namun, library tersebut ternyata terdiri dari library lainnya yang juga harus Anda install. Pastinya agak sulit bukan jika harus install library tersebut satu per satu?

Nah, dengan dependency management, Anda hanya perlu install satu library saja. Nantinya, library tambahan akan sekaligus terunduh secara otomatis. 

3. Modularity

Apa yang dimaksud dengan modularity?

Modularity berasal dari kata “modul”. Artinya, laravel memiliki kumpulan modul terpisah yang bisa Anda gunakan untuk mengoptimalkan proses pengembangan perangkat lunak. 

Selain itu, modularity juga berguna jika Anda ingin mengembangkan website dengan skala besar. Proses pengembangannya akan menjadi lebih mudah.

Terlebih lagi, fitur yang satu ini juga mempermudah proses update. Sehingga errors dan bugs bisa diatasi dengan baik. 

4. Routing

Apa gunanya routing?

Routing berguna untuk menghubungkan request dari pengguna dengan kontroler yang terkait. Sehingga, proses pengembangan website menjadi lebih mudah, serta dapat meningkatkan performa website.

Pada laravel, setidaknya terdapat tiga kategori routing, yaitu route parameters, basic routing, dan named routes.

5. Testability

Pada bagian sebelumnya, sempat disinggung bahwa laravel dilengkapi dengan testing. Nah, hal ini berkaitan dengan fitur laravel yang satu ini. 

Laravel adalah framework yang dilengkapi dengan fitur pengecekan yang cukup lengkap. Anda dapat melakukan pengecekan dengan menggunakan PHPUnit dan phpunit.xml. Tentunya, kedua hal tersebut dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan website yang sedang Anda kembangkan. 

Kesimpulan

Bagaimana? Anda sudah cukup paham kan dengan Laravel?

Framework ini sangat digemari dan banyak digunakan oleh software developers. Dengan fitur-fitur serta kelebihan-kelebihannya, laravel menjadi salah satu framework yang sangat populer di dunia. Jika Anda menggunakan bahasa pemrograman PHP, Anda wajib mencoba framework yang satu ini. 

Selamat mencoba dan semoga membantu! 

Leave a Reply